Pembinaan Jejaring Layanan Rehabilitasi Medik dalam Penanganan Stunting dan Wasting
Stunting merupakan tinggi badan yang rendah menurut usia anak atau gangguan tumbuh kembang akibat kekurangan gizi yang parah (kronis) dan infeksi yang persisten sehingga anak menjadi pendek atau sangat pendek. Anak yang stunting tidak tampak kurus karena anak bisa terlihat gemuk atau berat badannya normal, hanya saja anak menjadi lebih pendek daripada ukuran tinggi badan yang seharusnya pada usia tersebut. Stunting harus diwaspadai dengan memastikan asupan gizi anak terpenuhi, terutama kebutuhan terhadap zat gizi protein pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK).
Anak Stunting beresiko mengalami gangguan tumbuh kembang baik aspek motorik kasar, motorik halus, Bahasa bicara, dan Personal sosial. Hal tersebut merupakan hasil akhir dari piramida kognitif dimana, terdapat 7 dasar sistem sensorik yang perlu dikuatkan sebagai pondasi untuk mencapai tumbuh kembang secara optimal. Namun, saat ini kasus anak stunting dengan gangguan tumbuh kembang masih sedikit yang mendapatkan penanganan yang baik oleh tenaga yang ahli dalam menangani gangguan tumbuh kembang anak.
RSUD Ir. Soekarno Kabupaten Sukoharjo memiliki layanan Rehabilitasi Medik dimana memberikan pelayanan intervensi medik, keterapian fisik, keteknisan medis, dan psikologi klinis yang terintegrasi dan komprehensif, bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dengan mengurangi keterbatasan atau gangguan fungsi yang ada. Pada penanganan gangguan tumbuh kembang anak, prinsip tata laksana rehabilitasi medik yang dilakukan yakni mengoptimalkan kemampuan individu untuk mempertahankan dan mencapai tingkat fungsi fisik, mental, emosional, sosial dan spiritual yang lebih baik sehingga terjadi peningkatan kualitas hidup sehingga diperlukan stimulasi.
Sebagai salah satu upaya penanganan kasus Stunting di Kabupaten Sukoharjo, RSUD Ir. Soekarno Kabupaten Sukoharjo berinisiatif melakukan Pembinaan Jejaring Layanan Rehabilitasi Medik dalam Penanganan Stunting dan Wasting yang dilaksanakan pada tanggal 14 Maret 2023 di Aula Wijaya Kusuma RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo. Kegiatan ini menghadirkan Narasumber Dokter Spesialis Anak dr. Ida Farida Nurokhmah, Sp.A yang menyampaikan materi tentang Deteksi dan Intervensi Dini pada 1000 HPK Mencegah Stunting Pada Anak, Selain itu Narasumber lainnya adalah Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi dr. Lidyawati, Sp.KFR yang membahas tentang Rehabilitasi Medik pada Stunting.
Adapun peserta yang hadir adalah dari perwakilan Dinas Kesehatan Sukoharjo, DP3KB Sukoharjo, Puskesmas se-Sukoharjo, Rehabsos Dinas Sosial, Klinik Pratama dan Sanggar Inklusi di Sukoharjo. Selain membahas tentang Penanganan Stunting, disampaikan pula jenis-jenis layanan di Rehabilitasi Medik sebagi penunjang layanan dalam penanganan Stunting pada Anak. Jenis-jenis pelayanan tersebut disampaikan oleh Christina Nopianti, AMd.OT yang menyampaikan tentang pelayanan Okupasi Terapi. Pelayanan Fisioterapi Manual Lympatic Drainage yang disampaikan oleh Hartini, SST.FT. Pelayanan Ortotik Prostetik yang disampaikan oleh Suci Amanati, OP.
Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini dan berharap agar RSUD Ir. Soekarno dapat berkolaborasi dengan Puskesmas dalam deteksi dini pencegahan stunting serta screening awal dalam gangguan sensori integrasi sebagai upaya mencegah stunting di sanggar-sanggar inklusi yang ada di Sukoharjo.

