PENANGGULANGAN BENCANA KEBAKARAN

RSUD Kabupaten Sukoharjo, Senin, 5 September 2016 , telah terjadi kebakaran di Bangsal Dahlia lantai 2  yang merupakan ruangan perawatan pasien , secara sigap petugas yang berjaga melakukan penangganan , petugas helm merah mengunakan APAR , petugas helm kuning melakukan evakuasi pasien , petugas helm putih melakukan penyelamatan alat media dan petugas helm biru melakukan penyelamatan dokumen , saat itu petugas kemanan bergerak cepat melakukan pemadaman dan menghubungi pihak insiden commander, pemadam kebakaran , team rescue , dan manajemen risiko.

Para korban dan pegawai berkumpul di titik kumpul evakuasi yang berada di halaman parkir depan RSUD Kabupaten Sukoharjo. 15 korban kebakaran di identifikasi , korban atau pasien level merah  yang di evakuasi dengan cara vertical rescue  dibawa ke IGD, sedangkan korban dengan level kuning dan hijau dipandu oleh patugas helm kuning  menuju titik kumpul evakuasi  untuk kemudian di bawa ke IGD. Team blue code memberikan pertolongan kepada pasien dengan henti jantung dan secara sigap melakukan CPR .

Pemadam kebakaran yang datang segera bergabung dengan team penangulangan bencana dari Tim Penanggulangan Bencana Kabupaten Sukoharjo guna melakukan penanganan bencana sampai akhirnya api dapat di padamkan dan situasi kembali aman. Demikian tindakan penanggulangan bencana yang menjadi standar dalam manajemen fasilitas dan keselamatan di RSUD Kabupaten Sukoharjo.

RSUD Kabupaten Sukoharjo melatih dan menyiapkan sumber daya  untuk penanggulangan bencana kebakaran sesuai dengan standard operasional prosedur penanggulangan bencana yang sekaligus sebagai kegiatan untuk menguji cobakan sistem  siaga bencana  dengan tujuan  keselamatan . Kebakaran dapat terjadi kapan saja dan dimana saja, tidak ada tempat kerja yang dapat dijamin bebas resiko dari bahaya kebakaran. Kebakaran di tempat kerja dapat membawa konsekuensi yang berdampak merugikan banyak pihak apalagi bila terjadi di rumah sakit. Dalam  peristiwa semacam  ini  hampir selalu  terjadi,  jumlah  korban  yang memerlukan pertolongan jauh lebih banyak dibanding tenaga penolong yang ada. Karena itu harus disiapkan cara tertentu sehingga pada saat dibutuhkan, tindakan dapat dilakukan secara efektif dan efisien.

Dalam prosedur penanggulangan bencana di rumah sakit, setiap pegawai memiliki kemampuan dasar untuk dapat melakukan ketrampilan mandatory yang meliputi penggunaan Alat Pemadan Api Ringan (APAR) , evakuasi pasien / korban, Bantuan Hidup Dasar , serta cuci tangan dalam pengendalian Infeksi . Simulasi kebakaran dilakukan secara berkala agar dapat melakukan tindakan pertolongan pada saat kejadian bencana.

simulasi

Posting Terkait